Karya Literasi

u3-WhatsApp-Image-2026-03-10-at-13.18.11
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

Memahami Lingkaran Cyberbullying di Media Sosial dan Game serta Bahayanya bagi Korban.

“Fenomena cyberbullying kini berevolusi menjadi ancaman yang lebih manipulatif: perundungan berkedok edukasi. Dengan narasi ‘memberi pelajaran’ atau moral grandstanding, pelaku merasa memiliki izin moral untuk menghakimi sesama di media sosial hingga platform gim seperti Valorant. Ironisnya, meski literasi digital rendah dan rasa iri sering menjadi pemantik utama, penggunaan diksi tajam dan akun anonim membuat batasan antara teguran moral dan intimidasi menjadi kabur. Padahal, di balik kedok ‘edukasi’ tersebut, terdapat jejak digital permanen dan luka psikologis mendalam yang mampu menggiring korban pada depresi hingga risiko fatal menyakiti diri sendiri.”

Read More »
u3-CB
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

Anonimitas Digital: Bahan Bakar Cyberbullying

“Privasi dalam dunia digital kini layaknya pedang bermata dua. Di satu sisi, ia melindungi ketenangan pengguna, namun di sisi lain, ia menjadi perisai bagi pelaku cyberbullying untuk bersembunyi di balik akun privat tanpa takut akan sanksi sosial. Dengan memanfaatkan fitur ini, pelaku merasa bebas mengejek, menyindir, hingga mengucilkan korban dalam ‘lingkaran eksklusif’ yang sulit terdeteksi. Efek disinhibisi daring ini menciptakan ilusi keamanan yang melunturkan empati, padahal dampak yang ditinggalkan bagi korban sangatlah nyata—mulai dari krisis kepercayaan diri hingga gangguan kecemasan yang mendalam.”

Read More »
u3-WhatsApp-Image-2026-03-03-at-11.07.44
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

“Dari Dunia Maya ke Luka Nyata”: Ancaman Cyberbullying bagi Generasi Muda

Pada tahun 2026, batas antara dunia fisik dan digital hampir tidak terlihat, menciptakan lingkungan digital yang rentan menjadi toxic. Cyberbullying menjadi ancaman serius karena sifatnya yang permanen (jejak digital) dan terjadi tanpa batasan ruang dan waktu melalui notifikasi ponsel. Hilangnya kontak mata langsung menurunkan hambatan psikologis pelaku, membuat mereka lebih berani melakukan serangan verbal dibandingkan perundungan tradisional.

Read More »
u3-WhatsApp-Image-2026-03-05-at-10.12.27
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

ALGORITMA MEDIA SOSIAL DAN PENYEBARÀN HATE SPEECH

Cyberbullying telah bertransformasi menjadi bentuk perundungan modern yang terintegrasi dalam kehidupan digital masyarakat Indonesia. Data APJII menunjukkan lonjakan pengguna internet yang signifikan (mencapai 171,17 juta pada 2018), yang berbanding lurus dengan peningkatan kasus cyberbullying. Berdasarkan data KPAI, tren kasus meningkat tajam dari 45 kasus di tahun 2016 menjadi 209 kasus pada tahun 2018

Read More »
u3-WhatsApp-Image-2026-03-04-at-21.10.15-1
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

Ancaman Cyberbullying pada Remaja

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial telah menjadi pedang bermata dua: sebagai ruang ekspresi sekaligus medan perundungan siber (cyberbullying). Tulisan ini mengupas tuntas fenomena cyberbullying yang kini menghantui remaja selama 24 jam tanpa henti. Dengan menyoroti tantangan hukum pada UU ITE dan fenomena anonimitas di internet, karya ini menjelaskan mengapa pelaku sering kali merasa “kebal” sementara korban terjebak dalam trauma yang mendalam.

Read More »
u3-WhatsApp-Image-2026-03-05-at-08.12.49
Website Literasi Sekolah
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

Ancaman Cyberbullying di Berbagai Platform

Di era digital, ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan jendela dunia yang sayangnya juga menyimpan sisi gelap: cyberbullying. Tulisan ini menyoroti bagaimana perundungan di media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp telah bertransformasi menjadi ancaman nyata yang tidak mengenal waktu. Melalui hasil wawancara dan observasi, ditemukan fakta miris bahwa 4 dari 5 anak dalam sampel kecil kami pernah terlibat dalam tindakan ini, sementara 40% responden mengaku menjadi korban.

Read More »
Tidak ada tulisan untuk ditampilkan lagi

Kegiatan Literasi

u3-Screenshot-2026-03-05-101807
Program Literasi
smpmariamediatrix smpmariamediatrix

Luka Yang Tidak Terlihat : Cyberbullying

Cyberbullying merupakan tindakan menyakiti, menghina, atau mempermalukan orang lain yang terjadi di ruang digital (media sosial, aplikasi chat, dan game online). Platform seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok menjadi medium utama terjadinya perundungan ini karena kemudahan akses dan komunikasi tanpa batas.

Read More »

Program Literasi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis

Read More »

Prestasi Literasi